oleh

Desa Toddopulia Menuju Kampung Wisata Bambu

-Daerah, Info Desa-70 dilihat

MAROS, DESAKUNEWS.ID – Kampung Bambu yang terletak di Desa Toddopulia kecamatan Tanralili Kabupaten Maros, belakang ini, warga yang bermukim di derah tersebut, mulai mersa resah, dengan adanya suara mesin alat berat yang lalu lalang, mobil dam truk di desa kami.
Salah satu warga yang kami temui di kampung bambu, Daeng Turu, yang mengelolah Kampung bambu, untuk tempat bersantai dan melepaskan kepenatan sehari, dan jika ingin merasakan suasana alami nan asri, datanglah ke kampung Bambu desa Toddopulia kecamatan Tanralili Kabupaten Maros.

Daeng Turu, yang kami temui di kawasan kampung bambu, mengatakan, sebelum adanya kampung bambu ini, kami hanya berpenghasilan dengan menjual bambu, itupun hanya dilakukan transaksi penjulan, dua kali dalam setahun, dengan adanya kampung bambu ini, kami sudah mendapatkan penghasilan, dengan berjulana makanan ringan dan minuman, karna kampung bambu ini, banyak sekali dikunjungi warga, baik dari Makassar maupun dari Kota Maros, dengan alasan suasan perkampungan yang sangat asri.

Kepala Desa Toddopulia, Andi Abbas, yang ditemu di ruang kerjanya, selasa 13/11 2018, mengatakan, tambang yang sudah beroprasi di derah kami, semuanya sudah ia beli sebelum saya menjabat kepala desa, dan itu kewenangan pemelik lahan, adapaun izin tambangnya dikeluarkan di tingkat provinsi. Kami juga selalu menghimbau bagi warga, agar tidak lagi menjual tanahnya untuk di jadikan tambang galian C.

Abbas juga menambahkan, bahwa kampung bambu ini akan kami bangun untuk menjadikan kawasan wisata bambu, baik dari kondisi alamnya maupun kerajinan yang terbuat dari bambu. Saya selaku kepala Desa Toddopulia, sudah mengusulkan di Bursa Inovasi Desa(BID) kabupaten Maros, untuk menjadikan Wisata kampung bambu di desa ini, dan sampaat ini pihak Word Bank, sudah mengunjungi daerah kami, sekaligus memeriksa Dana Inovasi Desa, baik tingkat Kabupaten, maupun tingkat kecamatan hingga ke Desa, mudah mudah dengan usulan kami di Bursa Inovasi Desa bisa mendapat bantuan, ditambah lagi dengn ADD yang ada.

Sekali lagi kami menghimbau kepada Masyarakat warga Desa Toddopulia, agar tidak lagi menjual tanahnya untuk dijdikan tambang galian C, karna desa kami dalam proses menuju Desa kawasan Wisata yang mengandalkan pohon bambu, dan kedepanya kami akan menghijaukan kembali kawasan yang sudah ditambang, ditambah lagi kerajinan Bambu sudah di desa ini, seperti purniture bambu, bakul, hingga aksesories, hanya saja kami terkendala dengan pemasaran ungkap Abbas…. (Myslaupa…..)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru