oleh

PEMPROV. SULSEL PEDULI ADUAN MASYARAKAT

PANGKEP…desakunews.id Tim Ahli TGUPP Pemprov. Sulawesi Selatan diinstruksikan langsung dari Gubernur, untuk turun dilapangan meninjau kondisi reel di tempat tersebut,

terkait adanya keluhan masyarakat kampung Bohe Kelurahan Talaka Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep, yang tidak ada sarana umumnya seperti Masjid, Listrik dan air bersih.

Keluhan Masyarakat tersebut dimuat disalasatu media online Pangkep yang mengatakan di kampung Bohe tersebut ada sekitar 300 KK

Moch. Anugrah Tim Ahli TGUPP Gubernur Sulawesi Selatan, dikonfirmasi hasil kunjungannya di Kampung Bòhe, ia mengungkapkan bahwa, hasil pengamatan kami dilapangan itu memang lokasinya untuk sampai disana, kita harus naik perahu, cuman imformasi yang kita baca itu, ada 300 KK, tapi yang saya lihat disana hanya 15 KK. 15 Rumah ( tuturnya)

Lanjut dikatakan mengenai keinginan masyarakat Bohe untuk dibangunkan Mesjid, maka pemerintah harus berdasarkan aturan dan regulasi, bahwa bangunan yang ada di bantaran sungai secàra regulasi, tidak bisa ada bangunan diatas Bantaran,

Namun permintaan masyarakat tetap diakomodir sepanjang tidak bertentangan dengan aturan dan regulasi

Ia minta kepada ibu Lurah Talaka Hj. Hartati terkait regulasi di Pangkep, dan juga minta kepada tokoh masyarakat setempat, untuk melampirkan àlas hak tàna yang akan dibanguni Musallah.

Karena tidak bisa membangun di suatu tampa tampa ada alas hak tanah.

Lurah Talaka Hj.Hartati didampingi anggota LPM MUH.Yusup membenarkan bahwa bangunan rumah warga di Kampug Bohe ada yang diatas Bantaran Sungai dan status menumpang di pematang Tambak orang. (mg1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru